KANGGOK'M TADAHN ?

Rabu, 12 April 2017

Unram Berharap Ada Kabijakan Gerakan Menanam di Pekarangan


Mataram- Gerakan menanam di pekarangan harus menjadi gerakan bersama semua pihak. Mengingat besarnya manfaat yang dihasilkan, gerakan menanam di pekarangan harus juga diperkuat dengan kebijakan dari pemerintah. 

Konsorsium Petuah, Centre of Excellent Climate Change Agriculture Resilient (CoE CLEAR) Universitas Mataram Ir. Joko Priyono, M.Sc., Ph.D., mengatakan bahwa gerakan ini sangat penting sebagai upaya untuk menumbuhkan keluarga sehat dengan bahan pangan yang juga sehat. 

Menurut Joko, dari sisi pangan, gerakan menanam di pekarangan sangat membantu ketersediaan pangan keluarga yang sehat. Meski dari sisi kuantitas dan ekonomi terlihat kecil karena terkendala lahan, tetapi unggul dari aspek kualitas. Masyarakat harus diberikan pemahaman agar mau menanam di pekarangan.
"Tetapi bahwa itu menjadi alat pendidikan juga bagi masyarakat untuk makanan yang sehat dengan bahan lokal non organin," ujarnya. 

Hanya saja kendala lain ialah masih ada anggapan menanam di pekarangan tidak memberikan kontribusi signifikan. Namun dari sisi kualitas sangat besar karena mengkonsumsi bahan-bahan yang sehat.
Pihaknya berharap agar pemerintah mengeluarkan kebijakan terkait gerakan menanam di pekarangan. Disebutkan, manfaat yang bisa didapat masyarakat ialah mereka bisa mendapatkan sumber makanan yang sehat tanpa organik. 
Karena jika menanam di pekarangan akan menggunakan bahan lokal dan tanpa organik. Berbeda jika menanam di persawahan dengan areal tanah yang luas dengan orientasi bisnis. 

"Paling tidak begini, perlu cabai, sayur tidak perlu ke pasar lagi dan kalau beli ke pasar itu kan tidak karuan kualitasnya, ini lebih terjamin," tutupnya. ()

Tidak ada komentar: