KANGGOK'M TADAHN ?

Minggu, 15 Oktober 2017

Siswa RA Al-Akhyar Outing Class ke Museum



Puluhan siswa RA Al-Akhyar NW Bagik Polak melakukan kegiatan kunjungan ke Museum NTB. Kegiatan kunjungan merupakan rangkaian kegiatan outing class.

Para peserta outing class terlihat sangat antusias saat berkeliling dan tidak lupa merrka bertanya tentang benda-benda yang mereka lihat.

Pendamping RA Al-Akhyar NW Bagik Polak, Maelani, S.Pd , mengatakan pihak sekolah memang memprogramkan kegiatan kunjungan yang bertema rihlah ilmiah.

Kegiatan kunjungan tidak hanya bersifat rekreasi tetapi juga mengandung nilai-nilai ilmu pengetahuan.

Selain itu juga,  pemilihan museum sebagai destinasi wisata atau rihlah ilmiah dirasakan sangat cocok dan sesuai untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan anak tentang berbagai hal yang berkaitan dengan sejarah dan benda-benda kuno berharga peninggalan sejarah itu sendiri.


Bertepatan dengan kegiatan kunjungan museum ini,  RA Al-Akhyar NW juga ingin berpartisipasi dalam rangka memperingati Hari Museum Indonesia yang diperingati setiap tanggal 12 Oktober yang telah ditetapkan sejak tahun 2015 silam.

Selama di museum, anak -anak disambut dan dipandu berkeliling ruangan pameran dan melihat berbagai macam benda peninggalan sejarah seperti alat-alat memasak tradisional,  alat musik trasional,  alat tenun trasional,  naskah-naskah kuno,  dan masih banyak lagi.

Selain benda bersejarah, anak juga melihat benda-benda hasil seni seperti pedang,  keris,  dan alat perang.

Selain itu terdapat hasil ilmu pengetahuan seperti hewan-hewan yang diawetkan salah satunya buaya muara,  kupu-kupu,  dan jenis hewan lainnya.

"Siswa-siswi RA Al-Akhyar NW Bagik Polak Barat sangat bersemangat bertanya tentang berbagai hal yang dilihatnya," ujarnya.

Dilanjutkan Maelani, adanya respon seperti inilah yang diharapkan oleh guru,  sehingaa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan pengetahuan anak.

Di samping itu, alumnus FKIP Unram ini menyebut kegiatan rihlah ilmiah ke museum ini juga bertujuan untuk merefres kegiatan belajar di sekolah.

Sehingga pembelajaran tidak membosankan dan tidak melulu terbatas di dalam ruangan kelas.

Para guru dan pihak sekolah juga berharap dengan kunjungan ke museum ini akan semakin menambah kecintaan anak terhadap ilmu pengetahuan dan sejarah,  khususnya kecintaan pada museum sebagai tempat menyimpan dan memamerkan benda-benda peninggalan sejarah, seni dan ilmu. (d)

Tidak ada komentar: